Monday, March 12, 2007

Roma Tekuk Udinese 3-1

Kesuksesan AS Roma di ajang Liga Champions nampaknya berimbas ke ajang domestik setelah I Giallorossi membekuk Udinese 3-1 di Stadion Olimpico dalam laga lanjutan Serie A, Minggu (11/3). Dua dari tiga gol Roma dicetak oleh kapten Francesco Totti.
Tambahan tiga poin ini tetap menempatkan Roma di posisi dua klasemen dengan 57 poin dan terpaut 16 angka di belakang Inter Milan. Sedangkan Udinese berada di peringkat 10 dengan 32 poin dari 27 pertandingan.

Bertanding dihadapan pendukungnya sendiri, Roma tetap memainkan skuad terbaik mereka dan tidak menunjukkan kelelahan setelah sebelumnya tampil di ajang Liga Champions.

Mereka berpeluang untuk meraih dua gelar di musim ini, yakni di ajang Liga Champions dan Coppa Italia, dan masih memiliki peluang sangat tipis untuk meraih Scudetto musim ini karena Inter menjadi favorit untuk meraih gelar tersebut berkat keunggulan 16 angka.

Roma mampu membuka keunggulan di menit ke-33 melalui penalti Totti setelah sebelumnya bek Udinese Guilherme Siquera melakukan handsball di kotak terlarang. Totti dengan mudah menaklukkan penjaga gawang Udinese Morgan De Sanctis, 1-0.

Gelandang Italia Simone Perrotta menggandakan keunggulan lima menit sebelum turun minum usai menyelesaikan umpan Totti, 2-0.

Totti akhirnya memantapkan posisinya sebagai capocanonieri dengan 18 gol di musim ini setelah mencetak gol keduanya di menit ke-60 sekaligus memperbesar skor menjadi 3-0.

Udinese hanya mendapatkan gol hiburan melalui Asamoah Gyan di menit ke-69 dan hingga wasit meniupkan peluit panjang mereka tetap tidak mampu menyamakan kedudukan sehingga harus rela menerima kekalahan.

Juve Incar Gilberto, Crespo Siap Kembali

Menyongsong persiapan comeback ke Seri A, Juventus mulai berbenah. Beberapa area yang dinilai masih bolong akan ditambal, terutama lini tengah yang selama ini masih menjadi titik lemah LaVecchia Signora alias Si Nyonya Tua. Sepeninggal Patrick Vieria yang hengkang ke Inter Milan, lini tengah Juventus kurang gereget. Allenatore Juventus Didier Deschamps merasa lawan masih terlalu mudah mengalirkan bola ke jantung pertahanan mereka. Beruntung, di bawah mistar masih ada Gianluigi Buffon yang setia membela Juve.

Sebelumnya, Deschamps berniat membajak kapten Liverpool Steven Gerrad dari Anfield. Tapi, tingginya banderol yang dipajang Liverpool membuat Juve membatalkan niatnya. Seperti dilansir Calciomercato.com, Deschamps akhirnya mengalihkan buruannya kepada pemain tengah Brasil milik Arsenal Gilberto Silva. Selain andal mematahkan serangan,Gilberto juga memiliki kemampuan mengalirkan bola dan mencetak gol sangat baik.

Tak heran, Pelatih Arsenal Arsene Wenger memercayainya menjadi kapten di kala Thierry Henry cedera atau absen. Bahkan, pemain berjuluk The Invisible Wall ini diserahi tugas mengeksekusi penalti. Sejauh ini, belum satu pun tendangannya dari titik putih keluar dari target. Peluang ini cukup terbuka. Kontrak Gilberto akan berakhir 2009. Berdasarkan peraturan FIFA, musim panas nanti Si Nyonya Besar bisa menggaetnya dengan membayar feehanya sekitar 2 juta pounds meski semuanya akan tergantung kepada Gilberto.

Sementara itu,belum maksimalnya penampilan forward Andriy Shevchenko membuat Chelsea menginginkan Hernan Crespo kembali ke Stamford Bridge.Saat ini,pemain berambut gondrong itu masih dipinjam Inter Milan. Niat ini diungkapkan langsung agen Crespo, Fernando Hildalgo.

”Chelsea ingin menariknya kembali ke London,” katanya. ”Pada kasus ini, tidak banyak yang bisa kami lakukan. Chelsea yang memilikinya dan Inter hanya meminjam.” Kalau benar dia kembali, Inter sudah menyiapkan penggantinya, yaitu penyerang Cagliari David Suazo. Klubnya sudah mematok harga 11 juta pounds kalau Inter ingin menggunakan jasa pemain Internasional Honduras ini.

Ibrahimovic Inspirasi Kemenangan Inter

Inter Milan tetap mempertahankan tampuk pimpinan klasemen sementara setelah berhasil mengalahkan rival sekotanya, AC Milan, 2-1 dalam derby Della Madonnina di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (11/3) dalam lanjutan Serie A. Kemenangan Inter diraih berkat penampilan gemilang penyerang Swedia Zlatan Ibrahimovic.
I Nerazzurri memuncaki klasemen dengan perolehan 73 poin dari 27 pertandingan. Sedangkan Milan gagal membalaskan dendam saat dikalahkan Inter 3-4 pada pertemuan pertama sekaligus gagal memecahkan rekor Inter yang tak pernah kalah musim ini. I Rossonerri tetap berada di posisi enam dengan mengumpulkan 40 poin.

Kemenangan ini juga menjadi obat kekecewaan Inter yang harus tersingkir dari Liga Champions setelah disingkirkan oleh Valencia. Harapan Inter lainnya untuk setidaknya meraih lebih dari satu gelar di musim ini adalah di ajang Coppa Italia.

Para pendukung kedua tim memenuhi seluruh tribun San Siro guna menyaksikan partai besar derby kota Milan yang ke-265 ini. Sebagian besar pendukung Inter membawa peluit untuk ditiup dan mengganggu konsentrasi saat Ronaldo memegang bola. Hal ini dimaksudkan karena Ronaldo yang pernah membela Inter selama lima tahun (1997-2002), kini dianggap sebagai pengkhianat karena bermain bagi rival mereka, Milan.

Kedua tim tampil dengan kekuatan terbaik mereka. Inter menampilkan duet penyerang Zlatan Ibrahimovic dan Hernan Crespo, sedangkan Milan memainkan Ronaldo sebagai penyerang tunggal dengan ditopang oleh Kaka sebagai penyerang lubang.

Milan lebih mendominasi babak pertama dan menciptakan beberapa peluang yang cukup membahayakan Milan yang dikawal oleh Nelson Dida. Namun justru Inter yang nyaris menciptakan gol melalui permainan cepat Dejan Stankovic dan Luis Figo dari lini tengah.

Tendangan bebas Andrea Pirlo hampir menjebol gawang Inter namun tendangannya masih tipis menyamping di sisi kanan gawang Inter.

Namun lima menit sebelum turun minum Milan berhasil membuka keunggulan setelah umpan Gennaro Gattuso berhasil diselesaikan dengan baik oleh Ronaldo melalui tendangan keras ke pojok bawah gawang Inter tanpa mampu ditepis kiper Julio Cesar, 1-0.

Crespo nyaris saja mencetak gol apabila tendangannya tidak melebar setelah berhasil mencuri bola hasil koordinasi pemain belakang Milan yang buruk. Setelah melalui beberapa usaha keras, Inter akhirnya mampu menyamakan kedudukan di menit ke-54 melalui gol Julio Ricardo Cruz, yang baru sesaat masuk menggantikan Crespo, 1-1.

Sebuah aksi Ibrahimovic dari sisi kanan tidak mampu dikejar oleh Paolo Maldini, penyerang Swedia tersebut melepaskan umpan silang mendatar yang gagal ditangkap Dida sehingga bola rebound langsung disambar oleh Cruz. Kapten Milan itu sendiri mencatatkan rekor bagi dirinya yang telah bermain sebanyak 600 kali di Serie A.


Setelah mampu menyamakan kedudukan, sebuah aksi Cruz nyaris membalikkan keadaan saat tendangan backheel-nya tipis di atas mistar gawang.

Di menit ke- 75, Inter membalikkan keadaan menjadi 2-1. Gol ini tak lepas dari kesalahan Marek Jankulovski di dalam mengawal Cruz harus dibayar mahal setelah penyerang Argentina tersebut merebut bola dan memberikan umpan matang kepada Ibrahimovic.

Meskipun Milan terus menekan Inter hingga penghujung pertandingan, kedudukan tetap tidak berubah untuk kemenangan Inter.

Hasil ini menjadi kado terindah Inter di hari jadinya yang ke-99, yang jatuh dua hari sebelum laga ini atau tepatnya saat berdirinya klub tanggal 9 Maret 1908.

Di laga lainnya, Lazio semakin memantapkan satu tiket ke Liga Champions musim depan setelah membungkam tuan rumah Reggina 3-2 di Oreste Granillo.

Tuan rumah unggul terlebih dahulu di menit ke-26 melalui gol Giacomo Tedesco namun dua menit menjelang turun minum Lazio berhasil membalikkan keadaan melalui gol Christian Manfredini di menit ke-44 dan Goran Pandev satu menit setelahnya.

Reggina sempat menyamakan kedudukan di menit ke-64 berkat gol Pasqualle Foggia namun Stephen Makinwa memastikan kemenangan berada di tangan Lazio berkat golnya di menit ke-79.

Tambahan tiga poin tersebut membuat Lazio naik ke peringkat tiga klasemen menggeser Palermo. Lazio mengumpulkan 46 poin dari 27 pertandingan. Sementara Reggina terpaku di posisi tiga terbawah dengan 22 angka.

Hasil Lain:

Torino 1 (78' Rosina)
Catania 0

Siena 0
Ascoli 1 (23' Bjelanovic)

Palermo 1 (61' Cavani)
Fiorentina 1 (32' Mutu)

Empoli 2 (27' Vannucchi, 45' Almiron)
Livorno 2 (58' Rezaei, 90' Lucarelli)

Chievo 1 (73' Sammarco)
Messina 1 (85' Rigano pen.)

Atalanta 1 (53' Defendi)
Parma 1 (87' Coly)

Atalanta Incar Hansson

Klub Italia Atalanta dikabarkan sangat gencar melakukan pendekatan kepada palang pintu pertahanan Heerenveen, Peter Hansson. Kabarnya, kubu Serie A itu mengklaim perpindahan Hansson ke kancah Serie A 50-50 di bursa transfer musim panas mendatang.
Atalanta memang mendambakan sosok pemain bertahan yang memiliki postur tubuh cukup tinggi tersebut, mengingat kontrak pemain internasional Swedia itu akan berakhir pada musim panas mendatang dan kabarnya mereka menginginkan status bebas transfer.

Pemain berusia 30 tahun itu turut memberikan keterangan mengenai keinginannya untuk berlaga di Italia musim depan, meski ia menolak untuk memberikan informasi secara detail.

"Saya memang tengah mengadakan negosiasi dengan klub Italiaa dan saya perkirakan peluang bagi saya untuk merumput di sana 50-50," tambah Hansson.

Sementara itu Heerenveen, mendapatkan kabar positif usai pulihnya penyerang andalannya dan top skor Afonso Alves, yang telah menjalani latihan.

Penyerang asal Brasil tersebut telah absen dari lapangan hijau selama satu bulan, akan tetapi kabar itu mulai mereda usai ia kembali lagi berlatih ringan bersama rekan-rekannya dan dipastikan dapat kembali berlaga dalam beberapa hari ke depan.

"Ia bergabung dengan rekan-rekan lainnya dan tentu saja kabar ini sangat menggembirakan kami," ungkap sang pelatih, Gertjan Verbeek.

Dida di Milan Hingga 2010

Berakhir sudah rumor mengenai ketidakpastikan dari masa depan penjaga gawang kenamaan AC Milan asal Brasil, Dida, setelah kiper bernomor punggung 1 itu menandatangani kontrak anyar dengan klub berbasis di Stadion San Siro itu hingga 2010.
Berdasarkan penuturan melalui situs resmi klub Milan dikatakan bahwa kini kontrak Dida akan berakhir pada Juni 2010 dan dengan demikian ia tetap mengenakan kostum Rossonerri hingga jangka waktu tiga tahun ke depan.

"Membutuhkan waktu hingga enam bulan bagi kami mencapai kesepakatan kontrak dan beruntung pada akhirnya pembicaraan itu mencapai satu kata," bangga Dida.

"Saya sangat senang, terlebih kesepakatan akhir ini tiba bertepatan menjelang partai derby melawan Inter. Sehingga kini fokus dan perhatian saya sangat kuat untuk pertandingan tersebut."

Milan akan menghadapi Nerazzurri di San Siro pada akhir pekan ini.

Setelah dikumandangkannya kontrak tersebut, Dida langsung mendapatkan sambutan hangat dari pendukung Milan yang memadati pusat latihan tim.

"Tentu saja hal ini sangat mengejutkan saya. Adriano Galliani berada di Milanello dan ia mengajak saya berbicara empat mata," tambah Dida.

"Kami langsung mencapai kesepakatan kontrak di pertengahan pekan ini, karena permintaan ini datang dari saya dan juga pihak pengurus klub.

"Memang ada rasa kekhawatiran yang mendalam bagi saya, namun kini hal tersebut sudah tidak menjadi halangan lagi dan yang terpenting, pembicaraan mengenai masa depan saya telah berakhir."

Dengan demikian Dida akan berupaya semaksimal mungkin untuk mempertahankan posisinya di skuad inti tim asuhan Carlo Ancelotti tersebut, mengingat telah lima musim ia selalu tampil di tim inti.

  © Blogger template 'Isfahan' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP