Sunday, June 29, 2008
Tim Euro 2008
Austria | Belanda | Italia | Jerman |
Kroasia | Polandia | Portugal | Prancis |
Rep. Ceko | Rumania | Rusia | Spanyol |
Swedia | Swiss | Turki | Yunani |
Posted by - at 2:10 PM 0 comments
Saturday, June 28, 2008
Pembuktian Sesungguhnya Fabregas
WINA - Cesc Fabregas memang berhasil membuktikan kapasitasnya sebagai gelandang handal. Pelatih Timnas Spanyol Luis Aragones pun berencana memasukkan gelandang Arsenal itu dalam starting XI pada partai final Euro 2008 di Stadion Ernst Happel, Senin (30/6/2008) nanti.
La Furia Roja akan menaruh harapan besar kepada gelandang 21 tahun itu untuk mengulang kesuksesan pada 1964 silam.
Fabregas memang mampu menjawab keraguan Aragones. Meski masih terbilang pemain muda, namun gelandang The Gunners itu mampu bermain layaknya pemain sarat pengalaman.
La Furia Roja akan menaruh harapan besar kepada gelandang 21 tahun itu untuk mengulang kesuksesan pada 1964 silam.
Fabregas memang mampu menjawab keraguan Aragones. Meski masih terbilang pemain muda, namun gelandang The Gunners itu mampu bermain layaknya pemain sarat pengalaman.
Fabregas juga memulai aksinya di pentas Euro ini dengan kondisi yang sulit. Hampir di semua laga Matador, Fabregas selalu menjadi menjadi pemain cadangan.
Gelandang kelahiran Barcelona itu baru sekali tampil penuh saat bertemu Yunani di laga pamungkas babak penyisihan grup, itupun posisi Spanyol sudah dipastikan lolos ke babak selanjutnya.
Bahkan di penampilan terbaiknya, saat Spanyol menggulung Rusia 3-0, Fabregas masuk sebagai pengganti David Villa yang mengalami cedera. Hebatnya, Fabregas menjadi man of the match dalam laga itu.
Absennya, David Villa rupanya tidak membuat Aragones pusing lagi untuk mencadangkan Fabregas. Gelandang bernama lengkap Francesc Fabregas Soler itu akan menjadi tumpuan Aragones di Stadion Ernst Happel akhir pekan ini.
"Saya ingin membawa hal positif bagi tim. Kepercayaan diri ada di sini," ujar Fabregas yakin.
"Kami tahu Jerman sebagai tim yang sangat kompetitif, satu dari beberapa negara yang akan membuat kami berusaha keras mengalahkannya. Namun kami tim yang kompak baik di dalam maupun di luar lapangan," beber Fabregas.
Fabregas sendiri sangat yakin dirinya akan membawa tropi termegah dalam sepakbola Eropa itu. "Tentu kami ingin membawa pulang tropi ke rumah kami," tutup Fabregas.
Posted by - at 7:00 PM 0 comments
Rosetti: Serie A Membantu Saya
WINA - Wasit Roberto Rosetti mengaku jika pengalamannya bertugas di Serie A merupakan persiapan sempurna jelang memimpin laga final Euro 2008, saat Jerman menghadapi Spanyol di Stadion Ernst Happel, Senin (30/6/2008) dinihari.
Ya, otoritas tertinggi sepakbola Eropa (UEFA) telah memutuskan jika Rosetti bakal memimpin jalannya partai puncak tersebut. Keputusan UEFA dalam memlih wasit asal Italia ini sebagai pengadil didasarkan pada kejeliannya dalam memimpin suatu pertandingan.
Ya, otoritas tertinggi sepakbola Eropa (UEFA) telah memutuskan jika Rosetti bakal memimpin jalannya partai puncak tersebut. Keputusan UEFA dalam memlih wasit asal Italia ini sebagai pengadil didasarkan pada kejeliannya dalam memimpin suatu pertandingan.
Sebelumnya, Rosetti dipercaya memimpin jalannya laga pembuka Euro saat Swiss ditaklukkan Rep. Ceska 1-0. Dalam laga tersebut, Rosetti sempat mendapat sorotan karena dinilai luput atas dua insiden hands ball yang terjadi di kotak penalti.
Namun seiring derasnya kritikan tersebut, Rosetti berhasil memperbaiki kesalahannya tersebut. Kini, ia juga menyatakan kesiapannya dalam memimpin jalannya laga terbesar dalam karir kepelatihannya ini.
"Saya harus mengatakan jika pengalaman memimpin laga di Serie A banyak membantu saya dalam mengambil keputusan penting," tambah manajer sebuah rumah sakit ini.
"Pada laga Minggu nanti (Senin dinihari), faktor mental merupakan persiapan krusial yang wajib dimiliki para wasit. Selain itu, Anda juga harus memiliki keberanian dalam memberikan keputusan penting," lanjut pria 40 tahun ini.
Selain memimpin jalannya laga pembuka antara Swiss vs Rep. Ceska, Rosetti juga dipercaya menjadi pengadil saat Yunani bentrok dengan Rusia, serta Kroasia vs Turki di babak perempatfinal.
Posted by - at 6:59 PM 0 comments
Metzelder: Kami Paham Spanyol!
WINA - Bek Jerman Christoph Metzelder mengaku tidak sabar menanti partai final Euro 2008 melawan Spanyol. Di partai puncak yang akan digelar di Stadion Ernst Happel, Senin (30/6/2008) nanti, ia sangat yakin faktor mental akan menjadi kunci kemenangan.
Tembok pertahanan Der Panzer itu memang telah memprediksikan Jerman akan bertemu Spanyol di final. Metzelder juga pantas bahagia. Pasalnya, dua negara itu mempunyai arti bagi bek 27 tahun itu. Jerman adalah negaranya sedangkan Spanyol adalah tempat klub yang dibelanya, Real Madrid bernaung.
Tembok pertahanan Der Panzer itu memang telah memprediksikan Jerman akan bertemu Spanyol di final. Metzelder juga pantas bahagia. Pasalnya, dua negara itu mempunyai arti bagi bek 27 tahun itu. Jerman adalah negaranya sedangkan Spanyol adalah tempat klub yang dibelanya, Real Madrid bernaung.
Pertandingan final nanti juga akan terasa spesial bagi bek jangkung itu. Ia akan bersua rekan setimnya, Iker Casillas dan Sergio Ramos. Menurut Metzelder, kedua negara mempunyai keunggulan masing-masing. Spanyol mempunyai rekor yang lebih baik di Austria & Swiss, namun berbicara kesuksesan di ajang Benua Biru itu, Jerman lebih baik.
Ya, Jerman memang telah memenangi turnamen itu sebanyak tiga kali dalam lima kali final yang telah dilakoni Der Panzer. Sedangkan Spanyol baru dua kali mencapai final di mana sang Matador baru merengkuh sekali juara pada 1964.
Di final keenam bagi Jerman dan ketiga bagi Spanyol nanti, Metzelder yakin negaranya sedikit lebih di atas La Furia Roja, julukan Spanyol. Mantan bek Borussia Dortmund itu mengaku negaranya lebih mempunyai mental dimana hal itu akan menjadi kunci dalam laga Der Panzer vs Matador nanti.
"Saya tahu Spanyol akan sangat menghormati kami, namun hal itu akan menjadi trauma tersendiri bagi mereka," ujar Metzelder
Metzelder juga mengakui bahwa keberadaannya sangat penting dalam laga final nanti. Pengetahuannya memahami karakter bermain para pemain Matador tentu akan sangat dibutuhkan rekan-rekannya.
"Kami telah melihat semua permainan Spnayol selama tiga tahun terakhir," beber sentral bek kokoh itu.
Tak hanya itu, Metzelder juga mengakui bahwa tim analis Jerman telah lama mengawasi pola permainan La Liga jauh-jauh hari sebelum digelarnya Euro 2008 sekarang.
Posted by - at 6:56 PM 0 comments
Subscribe to:
Posts (Atom)